Struktur Formulaik Tayangan Sinetron Indonesia

nanang bustanul fauzi
  JSBN, pp. 17-32  

Abstract


Abstrak

Program hiburan di TV telah menjadi konsumsi hiburan keseharian masyarakat. Lebih dari itu hiburan TV telah menjadi ‘kebenaran’ baru bagi nilai kehidupan masyarakat pemirsa.Kehadiran beragam varian program hiburan seperti komedi situasi, sinetron dan infoteinmen mampu masuk ke dalam pola pikir pemirsa TV.Disadari atau tidak varian program hiburan tersebut dapat mempengaruhi pola hidup masyarakat yang mengkonsumsinya.

Selanjutnya, diyakini bahwa kehadiran varian hiburan dalam ragam tayangan televisi tidak tanpa struktur tertentu yang formulaik.Seperti halnya berbagai aspek kehidupan, gerak peradaban manusia diyakini memiliki struktur kerangka yang memanifestasikan beragam bentuk hidup dan kehidupan. Mengikuti pandangan strukturalisme modern yang dimunculkan oleh ahli bahasa dari Swis, Ferdinand de Saussure, keberadaan segala yang ‘menyata’ dan tersentuh oleh indera manusia tersusun atas dua bagian penting yaitu struktur dalam dan struktur luar. Dalam paradigma bahasa yang menjadi dasar pemikiran Saussure, bahasa memiliki dua bagian penting yaitu Langue(struktur dalam)dan Parole(struktur luar/permukaan) yang menjadi manifestasi strutur dalamnya.

Penelitian  mengenai struktur yang formulaik atas tayangan hiburan tersebut perlu dilakukan untuk mengetahui bagaimana struktur langue atas berbagai parole yang kita nikmati sekaligus melihat bagaimana media berkontribusi pada penciptaan struktur formulaik tersebut.

 

Kata kunci: sinetron, struktur formulaik

 


Keywords


sinetron, struktur formulaik

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.